Tentang Perempuan


Berpacu menjadi yang terbaik

Pertanyaan-pertanyaan Seputar Menstruasi

Bertahun-tahun melewati hari-hari bersama tamu bulanan bukan berarti kita mengerti segalanya tentang menstruasi. Supaya lebih mengenal lagi tentang tubuh kita, berikut adalah beberapa jawaban dari pertanyaan mengenai menstruasi yang sering menggelayut di pikiran perempuan:

1. Deras atau tidak? Mana yang normal?
Beberapa perempuan hanya butuh 3-5 hari hingga benar-benar bersih, tetapi sebagian lagi butuh sekitar 7 hari. Apa yang perlu diperhatikan adalah jumlah cairan yang keluar saat menstruasi. Umumnya, mereka yang waktu menstruasinya berkisar antara 3-7 hari mengeluarkan darah sekitar 4-12 sendok makan per hari.

Tentunya, kita tak mungkin mengukur jumlah darah yang dikeluarkan setiap kita haid. Namun, yang perlu diperhatikan adalah ketika pembalut Anda basah kuyup setiap kali Anda mengganti yang baru dalam hitungan jam pun tetap basah kuyup, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan ob/gyn. Begitu pula jika haid Anda berlangsung lebih dari 7 hari. Menstruasi yang berat dan lama biasanya terjadi karena ketidakseimbangan hormon, tetapi bisa juga berarti hal lain, seperti fibroid, endometrial, dan kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan).

2. Mengapa darahnya menggumpal?
Darah yang menggumpal adalah hal yang normal dalam masa haid, dan sering kali keluar di masa deras. Alaminya, tubuh kita akan menciptakan antigumpalan untuk mencegah darah menstruasi dari menggumpal, khusus di hari-hari paling deras. Cairan menstrual dikeluarkan dengan cepat untuk mencegah antigumpalan berefek. Perdarahan yang banyak, menggumpal dengan warna yang tidak lagi merah segar menandakan bahwa darah tidak langsung dikeluarkan dari tubuh, segera setelah luruh dari dalam rahim. Kondisi ini dapat terjadi karena:

  • Perubahan hormon. Tubuh perempuan sangat tergantung pada keseimbangan hormon progesteron dan estrogen. Kedua hormon ini mengatur proses pembentukan selaput dalam rahim. Jika kadar keduanya tidak berimbang, maka yang terjadi adalah pembentukan selaput yang berlebihan, dan tebal. Hal inilah yang menyebabkan perdarahan menstruasi menjadi berlebih, dan menggumpal.
  • Fibroid. Fribroid yang terbentuk di dalam rahim disebut sebagai Ieiomyomas. Ini adalah sejenis tumor jinak. Fibroid umumnya tidak disertai gejala saat pertumbuhannya, tetapi perempuan yang mengidap fibroid di dalam rahim, cenderung mengalami perdarahan menstruasi yang lebih banyak, dan darah yang keluar terlihat menggumpal.
  • Keguguran. Jika terjadi pembuahan dan janin tidak dapat bertahan, maka secara otomatis akan dikeluarkan dari dalam rahim melalui saluran vagina. Perdarahan yang terjadi karena kondisi ini, cenderung lebih padat, dan berwarna merah hati.

Dalam kondisi apapun jika mengalami perdarahan menstruasi yang tidak wajar seperti ini, waspadalah dan segera berkonsultasi dengan dokter. Sekalipun tidak berbahaya, dan hanya disebabkan oleh ketidakseimbangan kadar hormon, kondisi gangguan kesehatan umum, seperti anemia tetap menjadi risiko, dan perlu ditangani secara tepat.

3. Ketidaknyamanan seperti apa yang normal?
Sebagian perempuan cukup beruntung tidak pernah mengalami rasa sakit menstruasi sama sekali. Sebagian lagi merasa sakit di hari pertama saja. Kabar baiknya, kebanyakan wanita menemukan bahwa gejala-gejala sakit saat menstruasi akan berkurang di pertengahan usia 20-an atau setelah melahirkan anak pertama.

Namun, jika ketidaknyamanan akan rasa sakit dari menstruasi itu mulai mengganggu kehidupan sehari-hari Anda, mungkin Anda mengalami kondisi dismenorea. Cek ke dokter Anda, dan minta pula untuk diperiksa bagian endometriosis, penyakit pelvis meradang, dan kista ovarium atau fibroid air mani.

4. Darahnya mengapa tidak selalu merah?
Darah menstruasi akan berubah kecokelatan menjelang hari-hari terakhir. Ini terjadi akibat darah yang teroksidasi, dan ini bukan sesuatu yang harus dipusingkan.

5. Jika ada siklus yang terlewat?
Jika Anda aktif secara seksual, siklus bulanan yang terlewat bisa jadi akibat kehamilan. Namun, jika Anda tidak melakukan hubungan seksual, bisa jadi menstruasi yang terlewat adalah karena ketidakseimbangan hormonal, stres, dan diet yang berlebihan. Mintalah pendapat dokter jika jadwal menstruasi Anda amat tidak bisa diprediksi.

6. Mengapa siklusnya tidak teratur?
Menstruasi yang ngga teratur artinya menstruasimu tidak datang setiap bulan. Bisa jadi mens di bulan ini tapi ngga di bulan berikutnya, atau malah kadang datangnya lebih sering. Siklus menstruasi yang tidak teratur biasa terjadi di 5 tahun pertama Anda mendapatkan menstruasi dan pada wanita yang perimenopausal, dan umumnya penyebab terutama adalah ketidakseimbangan hormon. Siklus yang ngga teratur ini secara medis disebut metrorrhagia. Kamu mengalami pendarahan di antara periode masa menstruasi yang seharusnya. Untuk remaja, siklus menstruasi lama-kelamaan akan stabil dengan sendirinya. Kadang, ketidakteraturan periode menstruasi bisa pula terjadi pada wanita di segala usia. Penyebab lainnya adalah:

  • Stres
  • penyakit kronis
  • kecemasan
  • nutrisi kurang
  • berlebihan olahraga
  • Pertumbuhan polip atau kista pada rahim
  • Endometriosis
  • Penggunaan alat kontrasepsi
  • Ketidakseimbangan hormon

7. Jika ada flek di antara siklus menstruasi, harus cemaskah?
Bagi beberapa orang, flek di antara siklus menstruasi merupakan hal yang normal. Namun, jika Anda menggunakan alat kontrasepsi, bisa jadi flek itu adalah pertanda luka. Jika Anda masih melihat adanya flek di antara siklus menstruasi selama 3 bulan berturut-turut di saat bersamaan dengan Anda makan obat kontrasepsi, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

8. Mengapa ada perasaan ingin buang besar saat menstruasi?
Menstruasi memengaruhi pergerakan isi perut Anda. Para periset menemukan bahwa sepertiga wanita merasakan pergerakan tidak normal selama masa menstruasi, dan banyak yang merasa tidak bisa menahan keinginan buang air besar di awal-awal siklus menstruasi. Penyebab utamanya belum diketahui, tapi diperkirakan karena fluktuasi progesteron.

9. Apa artinya jika menstruasi saya terlalu ringan dan ngga sering?
Kalau kamu mengalami menstruasi yang sangat ringan yang terjadi setiap 35 hari atau lebih lama lagi, maka kemungkinan besar kamu mengalami oligomenorrhea. Kondisi ini bisa terjadi karena:

  • Kelebihan hormon pria di tubuhmu karena adanya policystic ovary sindrome
  • Tidak adanya sel telur yang dilepaskan oleh ovarium (inovulasi)
  • Stres
  • Nutrisi buruk karena diet yang berlebihan
  • Aktivitas fisik yang terlalu berat

10. Apa artinya jika menstruasi saya datang terlalu sering?

Jika menstruasi datang setiap dua atau tiga minggu, maka bisa jadi kamu mengalami polymenorrhea. Polymenorrhea adalah pendarahan menstruasi yang tejadi dengan jeda kurang dari 3 minggu. Hal ini bisa terjadi di dua tahun pertama setelah menstruasi pertama kamu. Hal-hal yang bisa menjadi penyebabnya:

  • Inovulasi
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Stres
  • Nutrisi buruk
  • Terlalu banyak aktivitas fisik

11. Apa artinya jika menstruasi saya datang tiap bulan tapi keluarnya selalu banyak banget?

Kamu punya siklus menstruasi yang teratur tapi ada hal lain yang membuat dirimu mengalami pendarahan yang berat. Pendarahan berat saat menstruasi dikenal dengan nama menorrhagia. Biasanya terjadi kalau aliran mens keluar lebih dari 5 sendok makan atau 80ml selama masa menstruasimu. Yang mungkin jadi penyebabnya adalah:

  • Pertumbuhan polip atau kista dalam dinding rahim

Tidak berovulasi untuk waktu yang lama

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :